MAYAT ADALAH UNTUK DIKUBUR

Dahulu kala di Hsuanch’eng hidup Yu Penshu yang tidak pernah makan daging.

Suatu hari Yu Penshu sakit. Dokternya menuliskan resep obat yang harus dimakan dengan otak sapi. Ketika teman-temannya mendengar hal ini, mereka memberi Yu otak sapi untuk menyertai obatnya. Yu memberikan otak itu untuk dimakan para pelayannya dan dia hanya memakan obatnya. Dia mengira dengan cara ini dia tidak bersalah atas kejahatan terhadap makhluk hidup.

Suatu malam dia bermimpi, seorang dewa berpakaian mewah memarahinya dengan berkata, “Kamu pasti makan daging sapi. Kalau tidak kau tidak akan berbau busuk.”

Yu membela diri, “Itu tidak benar! Saya tidak pernah makan daging sapi!”

Dewa tersebut memerintahkan bawahannya untuk mengeluarkan catatan-catatan resmi dan melihat kasus Yu. “Kau sendiri tidak pernah makan daging sapi, tapi karena penyakitmu kau telah melanggar peraturan yang berlaku umum. Lalu kau telah memberikan mayat itu pada pelayanmu untuk dimakan. Untuk ini hidupmu harus diperpendek.”

“Tetapi kau mempunyai catatan yang bersih, dan menunjukkan penyesalan yang tulus. Bila kau tidak bagian dalam pembunuhan lagi, dan menyarankan orang lain untuk tidak makan daging sapi, kau akan dimaafkan untuk saat ini.” Yu bertanya, “ Apa yang harus saya lakukan bila seseorang memberi saya daging sapi?”

Dewa tersebut tersenyum, “Tentu kau tahu mayat harus dikubur dengan rasa hormat. Kau dapat melakukan banyak perbuatan baik jika kau memutuskan untuk melakukannya, dan teguh terhadapnya.”

Ketika Yu Penshu bangun, dia mengetahui bahwa itu hanyalah mimpi, tetapi apa yang telah dikatakan sang dewa amat penting, sehingga dia menuliskannya agar semua orang bisa membacanya. Makhluk hidup adalah tidak untuk dibunuh. Bahkan bila seseorang menghadiahimu sepotong daging, ingatlah bahwa itu adalah mayat, dan mayat adalah untuk dikubur.

1 thought on “MAYAT ADALAH UNTUK DIKUBUR”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.